Hujan & Kenangan
Hujan. Siapa yang tak mengenal hujan? Saat rasa malas seketika
membebani punggung. Saat rasa kantuk bisa datang tiba-tiba. Saat pagimu
masih terasa buta. Saat selimut menjadi tempat terbaik untuk
bersembunyi. Saat kebanyakan orang tidak sadar bahwa mereka sedang
berada di tengah keindahan.
Tak semua orang merasa takjub dengan hujan. Tak semua orang
menangkap atmosfir eksotis yang dimiliki hujan. Bagiku, tentu saja
secara pribadi, hujan adalah keindahan. Malas yang datang, hari yang
terasa berjalan pelan, gemuruh tetesan air pada atap seng, jalanan yang
tampak mengkilat, dedaunan yang tampak segar, pantulan lampu di atas
aspal, suara gemercik air yang menetesi kubangan, hingga katak-katak
yang seolah berperan sebagai pengisi terakhir pada acara "Hujan
Kenangan".
Bagiku hujan adalah kenangan.
Peristiwa seperti hujan adalah peristiwa yang bisa jadi adalah kenangan dan bisa jadi sedang terjadi.
Maka dari itu, bagiku hujan adalah sesuatu yang sifatnya original.
Hujan akan lebih indah untuk dikenang, nikmat untuk dirasakan dan
sesuatu yang mustahil untuk diulang. Maka ketika hujan tiba, posisikan
dirimu di tempat yang semestinya, rangkailah kenangan pada saat itu
juga, lalu simpan baik-baik. Suatu saat akan ada suatu hal yang
membuatmu mengingat saat itu. Puncak kenangan terindahnya adalah ketika
kau menyesal karena kenangan itu terlalu jauh dengan kenyataanmu.
Dan Kenangan terindahku saat Hujan adalah ketika pertama kali kita bertemu...:)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar